Ekonomi Jombang Tumbuh 5,34% di 2025, Sektor Apa yang Paling Cuan?
Perekonomian Kabupaten Jombang menunjukkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jombang atas dasar harga berlaku mencapai Rp58,19 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,34 persen.
Angka pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Jombang terus bergerak maju di tengah dinamika ekonomi nasional. Lantas, sektor apa saja yang menjadi lokomotif utama perekonomian Jombang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1. Perdagangan: Kontribusi Terbesar 23,99%
Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar bagi perekonomian Jombang dengan kontribusi mencapai 23,99 persen. Aktivitas perdagangan yang mencakup perdagangan besar, eceran, dan reparasi kendaraan bermotor ini tumbuh subur seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat Jombang.
Pasar-pasar tradisional seperti Pasar Legi dan Pasar Peterongan masih menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Sementara itu, pertumbuhan toko modern dan pusat perbelanjaan juga turut mendorong sektor ini tetap ekspansif.
2. Industri Pengolahan: Pilar Ekonomi Rp13,07 Triliun
Sektor industri pengolahan mencatatkan nilai PDRB sebesar Rp13,07 triliun atau sekitar 22,46 persen dari total perekonomian Jombang. Sektor ini menjadi pilar penting karena mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal dan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.
Berbagai industri di Jombang, mulai dari pengolahan makanan dan minuman hingga industri logam dan mesin, terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Dukungan infrastruktur dan akses jalan yang baik membuat Jombang semakin menarik bagi investasi industri.
3. Pertanian: Rp10,37 Triliun dan Masih Bertahan
Meskipun kontribusinya terhadap PDRB terus menurun, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Jombang. Nilai PDRB sektor pertanian mencapai Rp10,37 triliun dengan kontribusi sekitar 17,82 persen.
Jombang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Timur. Selain padi, komoditas unggulan seperti jagung, kedelai, dan salak Wonosalam juga menjadi andalan sektor ini. Program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mewajibkan penyerapan produk lokal semakin memberi angin segar bagi petani Jombang.
4. Konstruksi: Penggerak Pembangunan Infrastruktur
Sektor konstruksi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Jombang. Dengan berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang terus digulirkan, sektor ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Proyek-proyek seperti pembangunan jalan, jembatan, fasilitas publik, dan perumahan terus berjalan. Sektor konstruksi juga menjadi indikator penting bagi pertumbuhan sektor-sektor lain seperti perdagangan material dan jasa transportasi.
5. Informasi dan Komunikasi: Tumbuh 6,13%, Paling Cepat
Sektor informasi dan komunikasi menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi di Jombang pada tahun 2025, yakni mencapai 6,13 persen. Digitalisasi yang semakin masif, penggunaan internet, dan e-commerce menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor ini.
UMKM Jombang yang mulai bertransformasi digital melalui platform marketplace dan aplikasi SRC turut mendorong pertumbuhan sektor ini. Pemerintah Kabupaten Jombang juga terus mendorong digitalisasi sebagai bagian dari strategi pemulihan dan penguatan ekonomi lokal.
📌 Catatan Penting
Data PDRB Jombang 2025 ini dihitung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku. Angka kontribusi setiap sektor merupakan persentase terhadap total PDRB Jombang.
Kesimpulan: Sektor Mana yang Paling Cuan?
Dari data di atas, sektor perdagangan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar (23,99%) terhadap ekonomi Jombang. Namun, jika dilihat dari pertumbuhannya, sektor informasi dan komunikasi (6,13%) adalah sektor paling cepat berkembang.
Dua sektor ini menarik untuk dicermati lebih jauh:
- Jadi Pengusaha di Sektor Perdagangan: Kontribusi terbesar menunjukkan bahwa sektor ini punya pasar yang matang dan permintaan yang stabil.
- Jadi Pelaku Digital di Sektor Informasi & Komunikasi: Pertumbuhan tertinggi menunjukkan potensi besar, apalagi dengan dukungan digitalisasi dari pemerintah.
Sektor pertanian dan industri pengolahan tetap menjadi tulang punggung ekonomi Jombang yang tak tergantikan. Sementara sektor konstruksi menjadi indikator bahwa pembangunan infrastruktur di Jombang terus bergerak maju.
Dengan pertumbuhan ekonomi 5,34%, Kabupaten Jombang menunjukkan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga tren positif ini.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Jombangasli.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar