Bentrok Pesilat di Kabuh Jombang, Saling Lempar Batu dan Motor Dibakar
JOMBANG – Aksi bentrokan antarperguruan silat terjadi di Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Jombang, pada Sabtu malam (14/8/2026). Insiden dipicu oleh konvoi rombongan pesilat yang diadang kelompok lain saat melintas di wilayah tersebut.
Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu melibatkan aksi saling lempar batu dan pembakaran satu unit sepeda motor milik peserta konvoi.
Kronologi: Perjalanan Pulang dari Tambakberas
MRA (18), salah satu peserta konvoi asal Lamongan, menceritakan bahwa aksi bentrokan berawal ketika rombongannya menempuh perjalanan pulang dari kegiatan di Tambakberas.
"Posisinya perjalanan pulang ke Lamongan, tapi memang sejak keberangkatan dari Tambakberas sudah terlihat ada serangan di beberapa titik," ungkapnya.
Meskipun dikawal pihak kepolisian, percobaan penyerangan tetap terjadi. Puncaknya, saat rombongan masuk ke wilayah Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, sekelompok anggota perguruan silat lain tiba-tiba menghadang mereka.
📌 Kesaksian MRA
"Sepertinya mereka sudah menyiapkan diri. Di depan Camino situ, dihadang, jalan sudah ditutup. Polisi yang mengawal juga akhirnya berhenti ketika itu," lanjutnya.
Motor Dibakar, Polisi Turun Tangan
Bentrokan pun tak terhindarkan. Massa dari kedua kelompok saling serang dengan menggunakan batu dan benda tumpul lainnya. Dalam insiden tersebut, satu unit sepeda motor yang tertinggal dibakar oleh massa.
Petugas kepolisian yang mengawal konvoi akhirnya turun tangan meredam bentrokan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dari Polres Jombang.
🔍 Polisi Selidiki
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Magribi Agus Saputra menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Belum ada laporan resmi terkait adanya korban kekerasan di Kabuh. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Insiden di Kabuh ini menjadi salah satu rangkaian bentrokan pesilat yang terjadi di Jombang pada pertengahan Agustus 2026, menyusul kejadian serupa di Gudo, Ploso, Tembelang, Sambongdukuh, dan Denanyar.
Sumber: Tim Jombangasli.com
Editor: Bin Varadis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar