Sering Pantau Lokasi Muktamar, Spiritualis: Gus Yusuf Inteligen Gaib

Gus Yusuf Lirboyo (kanan) yang disebut-sebut oleh spiritualis sebagai inteligen gaib penjaga keamanan Muktamar. (Foto: Istimewa)

JOMBANG – Jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus 2026, kehadiran Gus Yusuf Lirboyo di lokasi acara belakangan ini mencuri perhatian. Menurut sejumlah spiritualis di Jombang, beliau sedang menjalankan tugas menjaga keamanan gaib muktamar.

Gus Yusuf yang juga merupakan guru besar Pagar Nusa ini dinilai memiliki peran spiritual dalam mengawal jalannya perhelatan. Bukan sekadar fisik, kehadirannya disebut sebagai bentuk pemantauan dari dimensi lain untuk memastikan muktamar berlangsung aman dari gangguan tak kasat mata.

Sosok Inteligen Gaib

Di tengah persiapan teknis yang melibatkan ribuan personel keamanan fisik, ikhtiar spiritual seperti ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat pesantren. Istighosah, doa bersama, dan ziarah makam para kyai pun digelar untuk memperkuat perlindungan ruhani.

Gus Yusuf Lirboyo, sebagai tokoh kunci di Pondok Pesantren Lirboyo—salah satu "kiblat" spiritual NU—disebut-sebut memiliki peran penting dalam ikhtiar nonfisik ini. Para spiritualis meyakini bahwa beliau memantau lokasi muktamar tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam dimensi gaib, mengawal agar perhelatan bebas dari gangguan tak kasat mata.

📌 Ikhtiar Spiritual Menjelang Muktamar

  • Istighosah Manaqib Kubro oleh JATMAN pada 25 Agustus 2026
  • Ziarah makam Gus Dur dan para masyayikh di Tebuireng dibuka 24 jam
  • Doa bersama ribuan santri di berbagai pesantren
  • Gus Yusuf Lirboyo disebut sebagai inteligen gaib penjaga keamanan

Tradisi Spiritual yang Tak Terpisahkan

Keyakinan ini menambah lapisan narasi spiritual di tengah gelaran Muktamar yang sarat dengan kontestasi politik dan perebutan pengaruh. Bagi sebagian kalangan, Gus Yusuf Lirboyo adalah sosok yang menjaga keseimbangan antara dimensi fisik dan metafisik dalam menyukseskan Muktamar.

KH Miftachul Akhyar dalam istighosah di Tambakberas bahkan menyebut zaman sekarang sebagai yaumal hal—hari ketidakpastian, di mana "orang benar dibohongkan, orang bohong dibenarkan." Dalam suasana seperti ini, perlindungan spiritual menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan.

Apakah kehadiran Gus Yusuf di lokasi muktamar sekadar kebetulan atau ada maksud tertentu? Bagi para spiritualis, jawabannya sudah jelas.

Sumber: Tim Jombangasli.com

Editor: Om Bin

Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya : jombangasli.com

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem
    Logo PT INews Global Indonesia