TERBONGKAR AWAL MULA DAN PERKEMBANGAN EKS - LOKALISASI KANDANGAN KEDIRI, DARI WARUNG REMANG REMANG DI JALUR STRATEGIS JADI SARANG ESEK - ESEK TURUN TEMURUN


*TERBONGKAR! AWAL MULA DAN PERKEMBANGAN EKS-LOKALISASI KANDANGAN KEDIRI, DARI WARUNG REMANG-REMANG DI JALUR STRATEGIS JADI SARANG ESEK-ESEK TURUN TEMURUN*

*KANDANGAN - KEDIRI, http://GLOBALINDO.ME* - Kawasan yang dikenal dengan sebutan *Eks-Lokalisasi Kandangan* di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ternyata memiliki sejarah panjang dan kelam yang tumbuh secara liar di jalur strategis wilayah Kandangan.

Berdasarkan data dan penelusuran di lapangan, berikut adalah awal mula dan perkembangan kawasan tersebut yang hingga kini masih menjadi sorotan aparat dan masyarakat:

*AWAL MULA DAN PERKEMBANGAN*

*• Berawal dari Warung Remang-Remang:*

Kawasan ini berawal dari warung remang-remang dan tempat singgah di jalur strategis wilayah Kandangan, Kabupaten Kediri. Jalur yang ramai dilalui kendaraan besar dan truk antar kota menjadi pemicu tumbuhnya warung-warung kopi yang menyediakan jasa plus-plus.

Warung yang awalnya hanya menjual kopi dan makanan ringan, lama-kelamaan berubah fungsi menjadi tempat hiburan malam dengan menyediakan wanita penghibur.

*• Tumbuh Menjadi Titik Kumpul Hiburan Malam dan Tempat Esek-Esek:*

Seiring berjalannya waktu, kawasan ini tumbuh menjadi titik kumpul aktivitas hiburan malam dan tempat esek-esek. Puluhan warung remang-remang berdiri berjajar, dengan lampu warna-warni yang menjadi ciri khasnya. Aktivitas prostitusi terselubung pun tak terhindarkan dan menjadi rahasia umum di kalangan sopir dan warga sekitar.

Dari sekedar warung singgah, kini kawasan tersebut telah menjadi sentra prostitusi tidak resmi terbesar di wilayah Kediri bagian utara yang berbatasan langsung dengan Jombang dan Malang.

*• Dinamakan "Eks-Lokalisasi" Karena Tidak Resmi:*

Kawasan ini dinamakan "eks-lokalisasi" karena tidak memiliki SK resmi dari pemerintah sebagai lokalisasi sah, namun terus beroperasi secara turun-temurun.

Artinya, secara hukum pemerintah tidak pernah melegalkan kawasan tersebut sebagai lokalisasi, namun praktiknya terus dibiarkan dan beroperasi secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Inilah yang membuat penertiban kawasan tersebut menjadi sangat sulit, karena tidak ada payung hukum yang jelas, namun aktivitasnya nyata dan meresahkan.

*Status yang Abu-Abu Membuat Sulit Ditertibkan*

Karena menyandang status "eks-lokalisasi" yang ilegal, kawasan ini luput dari pengawasan resmi Dinas Sosial maupun Satpol PP. Tidak ada retribusi resmi, tidak ada pembinaan, dan tidak ada kontrol kesehatan seperti di lokalisasi resmi.

Hal ini tentu sangat berbahaya, selain melanggar norma agama dan kesusilaan, kawasan ini juga berpotensi menjadi sarang peredaran narkoba, miras ilegal, dan penyebaran penyakit menular seksual.

Masyarakat sekitar Kandangan berharap Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Aparat Penegak Hukum, TNI-Polri, dan Satpol PP segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan kawasan warung remang-remang yang berkedok eks-lokalisasi tersebut, agar tidak semakin berkembang dan merusak moral generasi muda di wilayah Kandangan dan sekitarnya.

Apakah akan ditutup total atau akan dibina? Kita tunggu langkah nyata dari Pemkab Kediri.


Editor Om boy

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem
    Logo PT INews Global Indonesia