Dari Jual Beli Ayam Keliling sampai Punya Showroom, Kisah Sukses CK Bejo Banjarsari

Nama CK Bejo sudah tidak asing lagi di Dusun Banjarsari, Desa Bareng, Kabupaten Jombang. Dari seorang pedagang jual beli ayam keliling, kini ia dikenal sebagai pengusaha sukses yang memiliki usaha mebel dan showroom sepeda motor. Perjalanan itu tidak dimulai dari modal besar, justru dari nol dengan tenaga dan semangat.

Kisah CK Bejo menjadi bukti bahwa usaha dari nol di desa pun bisa tumbuh besar. Dari keranjang ayam, ke bengkel mebel, sampai ke showroom motor. Semuanya dibangun dengan kerja, doa, dan pantang menyerah.

Dimulai dari Jual Beli Ayam Keliling

Dua puluh tahun lalu, Bejo memulai usaha dengan berkeliling kampung membeli dan menjajakan ayam. Hasilnya pas-pasan, kadang untung kadang rugi. Tapi dari situlah ia belajar dasar berdagang: jujur, rajin, dan dekat dengan pelanggan.

"Waktu itu naik sepeda, hujan kehujanan, panas kepanasan. Tapi dipikir, kalau tidak mulai sekarang kapan lagi," kenang Bejo.

Naik Kelas ke Pertukangan Mebel

Dari menabung hasil jualan ayam, Bejo memberanikan diri membuka usaha pertukangan mebel kecil-kecilan di belakang rumahnya di Banjarsari. Awalnya hanya menerima pesanan kursi dan meja sederhana. Tantangannya besar: modal terbatas, alat seadanya, dan persaingan ketat.

Beberapa kali usahanya sempat hampir tutup karena sepi order dan bahan baku naik. Tapi Bejo tidak menyerah. Ia ikut ke pasar, belajar desain, dan membangun kepercayaan dengan memberi kualitas. Perlahan pesanan datang dari dalam desa sampai luar Bareng.

Ekspansi ke Showroom Sepeda Motor

Setelah mebel mulai stabil, Bejo melebarkan sayap. Ia mencoba membeli motor lama murah dan jika ada yang nawar cocok langsung dijual lagi. Itulah awal dari ia membuka showroom sepeda motor bekas. Logikanya sederhana: orang desa butuh kendaraan untuk kerja.

Kini, deretan usaha itu dikelola dengan sistem kekeluargaan. Beberapa karyawan adalah tetangga dan saudara sendiri.

Kunci Sukses: Kerja Keras dan Tidak Malu Memulai dari Bawah

Bagi CK Bejo, tidak ada jalan pintas. Jatuh bangun sudah biasa.

"Yang penting jalan terus. Gagal sekali, coba lagi. Asal niatnya bener dan tidak lupakan orang sekitar," ujarnya.

Warga Banjarsari mengenalnya sebagai sosok yang akrab, ringan tangan, dan tidak pelit berbagi rezeki. Tidak heran jika ia dipanggil "CK Bejo" — sapaan yang melekat sejak ia masih keliling jual beli ayam.

📌 Pesan Inspiratif

Kisah CK Bejo mengajarkan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh modal besar, tetapi oleh kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk memulai dari bawah. Dari penjual ayam keliling hingga pengusaha sukses, ia membuktikan bahwa mimpi bisa diraih jika tidak pernah menyerah.

Sumber: wawancara langsung dengan CK Bejo, Tim Jombangasli.com

Ditulis oleh: Tim Redaksi Jombangasli.com

Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya : jombangasli.com

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem
    Logo PT INews Global Indonesia