Pikap Grand Max Terbalik di Ploso Jombang, Sopir Tewas
Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalur Provinsi Ploso-Babat, tepatnya di Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Kamis (23/7/2026) malam. Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max terbalik setelah diduga mengalami pecah ban, mengakibatkan sopir tewas di tempat dan kernet mengalami luka-luka.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 21.45 WIB. Mobil Grand Max bernomor polisi W 8618 NW yang dikemudikan SG (23), warga Desa Lengkong, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, melaju dari arah utara (Lamongan) menuju selatan (Jombang). Di dalam kendaraan juga terdapat seorang kernet, AT (46), yang berasal dari desa yang sama.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami pecah ban sehingga sopir kehilangan kendali. Grand Max kemudian oleng ke kanan dan menabrak sebuah mobil Suzuki Ertiga bernomor polisi W 1032 CT yang sedang terparkir di sisi barat jalan.
Suzuki Ertiga tersebut dikemudikan oleh SL (43), warga Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, Jombang. Saat kejadian, pengemudi Ertiga sedang membeli makanan di sebelah barat jalan, sehingga posisi mobil dalam keadaan kosong dan terparkir menghadap ke arah utara.
Korban dan Evakuasi
Akibat benturan keras, mobil Grand Max terguling dan bagian depannya ringsek parah. Sopir, SG (23), terjepit di antara dasbor dan bodi kendaraan dengan luka parah di kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, kernet AT (46) mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Ploso untuk mendapatkan perawatan medis.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kedua korban terjepit di dalam kabin yang ringsek. Warga sekitar berupaya memberikan pertolongan, namun gagal. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang kemudian tiba di lokasi dan berhasil mengevakuasi korban menggunakan peralatan ekstrikasi.
Pengemudi Suzuki Ertiga, SL (43), dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Penanganan Polisi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Nurul Iman, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan, meskipun dugaan sementara mengarah pada pecah ban.
Kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mako Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tabel Informasi Kecelakaan
Kesimpulan
Kecelakaan maut di Ploso Jombang ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan kendaraan sebelum bepergian, terutama kondisi ban dan sistem pengereman. Dugaan sementara pecah ban menjadi pemicu utama insiden tragis yang merenggut nyawa seorang sopir muda asal Lamongan.
Kepolisian Resor Jombang terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan memberikan keadilan bagi korban. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan, terutama di malam hari.
Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari sumber terpercaya. Perkembangan kasus dapat berubah seiring berjalannya proses penyelidikan.
Ditulis oleh: Tim Redaksi Jombangasli.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar