Polisi Sudah Antisipasi Tapi Gangster Lebih Siap, 1 Remaja Pagar Nusa Tewas di Kabuh

Petugas kepolisian melakukan penyelidikan pada kendaraan korban yang rusak di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)

JOMBANG – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Jombang pasca acara Ijazah Kubro Pagar Nusa di Tambak Beras. Kali ini, empat remaja asal Lamongan menjadi sasaran penyerangan di Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, pada Minggu (16/8/2026). Satu orang meninggal dunia, satu luka-luka, dan satu unit sepeda motor hangus dibakar.

Yang memprihatinkan, polisi sebenarnya sudah mengetahui potensi ancaman dan melakukan antisipasi sejak siang hari. Namun, gangster justru lebih siap sehingga aksi penyerangan tetap terjadi.

Kronologi: Dihadang, Dilempari Batu, Dikeroyok

Peristiwa bermula ketika rombongan korban dalam perjalanan pulang menuju Lamongan setelah menghadiri rangkaian acara di Jombang. Saat melintas di kawasan Kabuh, mereka dihadang sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang sudah menunggu.

Motor Honda Beat S 2461 JCC milik Mf (18), warga Kecamatan Brondong, diserang hingga akhirnya dibakar di lokasi.

Sementara Aj (18) dan Rm (18), keduanya warga Kecamatan Sugio, berboncengan menggunakan motor Honda PCX putih S 4810 JBT. Kendaraan mereka dilempari batu hingga rusak parah dan keduanya terjatuh.

Setelah terjatuh, Aj dan Rm dikeroyok. Akibat luka berat, Aj mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Jombang sekitar pukul 04.00 WIB. Sementara Rm mengalami luka ringan.

📌 Data Korban

  • Aj (18) — Sugio, Lamongan — Meninggal Dunia
  • Rm (18) — Sugio, Lamongan — Luka ringan
  • Mf (18) — Brondong, Lamongan — Motor dibakar
  • Satu korban lainnya (belum teridentifikasi)

Polisi Sudah Tahu, Tapi Gagal Mencegah

Fakta mengejutkan terungkap dari keterangan Kepala Dusun setempat. Polisi sebenarnya sudah mengetahui potensi keributan dan melakukan antisipasi sejak siang hari.

"Polisi mengimbau warga yang punya usaha untuk tutup lebih awal karena rawan keributan. Mereka tahu pesilat Pagar Nusa asal Lamongan akan lewat," ujar Kepala Dusun.

Namun, gangster justru lebih siap. Mereka sudah menunggu dengan senjata dan bahan bakar untuk membakar motor. Serangan tetap terjadi meskipun aparat sudah tahu ancaman.

📌 Pertanyaan Besar

Jika polisi sudah tahu dan sudah antisipasi, mengapa gangster masih bisa menyerang? Mengapa aparat tidak mampu mencegah jatuhnya korban jiwa? Ini menjadi pertanyaan serius yang harus dijawab kepolisian.

Jenazah Dibawa Pulang ke Lamongan

Jenazah Aj kemudian dibawa pulang ke Lamongan dan dimakamkan di pemakaman umum setempat sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketua PC Pagar Nusa Lamongan, Ferri Andi Sahputra, membenarkan bahwa para korban merupakan anggotanya. "Memang benar, satu yang meninggal, Aj, adalah salah satu warga kami dan satu mengalami luka ringan," terangnya.

Ferri mengatakan kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Jombang untuk ditindaklanjuti.

Sumber: keterangan Kepala Dusun setempat

Editor: Om Bin

Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya : jombangasli.com

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem
    Logo PT INews Global Indonesia