Ternyata Anoman Asli Ada di Jombang, Gak Percaya Ayo Ngopi. Bedah Relief Arimbi Part 7
JOMBANGASLI.COM — Selama ini, Anoman atau Hanuman dikenal sebagai tokoh dalam Ramayana—kera putih sakti dari India. Tapi di Candi Arimbi, Desa Pulosari, Bareng, Jombang, ada relief yang menggambarkan sosok kera berpose seperti pertapa. Bukan kera hutan biasa. Kera suci. Dan bukan hanya satu—ada beberapa panel. Jika Anda tidak percaya, ayo ngopi. Karena di Jombang, Anoman bukan hanya cerita. Ia terpahat di batu, dan masih dipercaya hadir di lanskap Anjasmoro.
Relief Kera di Candi Arimbi
Di antara panil-panil relief Candi Arimbi, ada satu sosok yang berbeda: makhluk berwujud kera. Ia digambarkan tegak, salah satu tangannya terangkat—seolah memegang objek atau berinteraksi dengan lingkungan. Di sekelilingnya, dedaunan dan sulur tanaman memenuhi panel, memperkuat suasana hutan lebat di lereng gunung.
Pose tegak itu penting. Kera biasa berjalan merangkak. Tapi kera ini berdiri seperti manusia. Ia bukan binatang. Ia pertapa.
Bukan Satu Kera, Tapi Pasukan
Relief kera di Candi Arimbi tidak satu. Ada beberapa panel yang menggambarkan sosok kera dengan pose berbeda. Ini bukan kebetulan. Relief yang berulang menunjukkan bahwa kera suci adalah tema, bukan hiasan pinggiran.
Dan penampakan di Desa Pulosari—dekat Candi Arimbi—bukan hanya Anoman. Ada anak buahnya. Yang hadir bukan satu entitas, melainkan komunitas. Anoman adalah pemimpinnya. Tapi ia tidak sendiri.
Wanoro Seto: Kera Putih Penjaga Anjasmoro
Dalam tradisi Jawa, kera putih bukan sekadar fauna. Ia adalah Wanoro Seto—tokoh sakti yang dikaitkan dengan pertapaan dan kesucian. Di beberapa versi cerita, Wanoro Seto adalah kera putih yang menjadi penjaga hutan dan sumber air.
Di Punden Tosari, Desa Rejoslamet, Mojowarno—bagian dari kompleks Pura Prabhavasta—sosok yang mengaku bernama Wanoro Seto pernah ditemui secara ghaib. Dan di Sungai Seket, dekat Candi Arimbi, penampakan Si Hanuman masih sering terjadi hingga kini.
📍 Baca Juga
- Watu Umpak Grobogan: Bukti Kompleks Pura Berhirarki dalam Mandala Pura Prabhavasta Peninggalan Rsi Markandeya
- Punden Tosari Lapisan yang Lebih Tua dari Medang Kamulan, Pura Patirtan Peninggalan Rsi Markandeya
- Mojowarno Pernah Menjadi Lokasi Kompleks Pura Raksasa Seluas 20 Hektar, Misteri Dibalik Situs Yoni Sedah
Mengapa di Titik Air?
Punden Tosari adalah hulu air suci—beji patirtan Pura Prabhavasta. Sungai Seket adalah aliran air di dekat Candi Arimbi. Keduanya adalah titik air.
Dalam kosmologi Jawa, kera putih sering dikaitkan dengan mata air dan hutan. Ia penjaga sumber air—bukan karena kebetulan, tapi karena air adalah kehidupan. Dan yang menjaga air adalah entitas yang sudah ada sejak lama, jauh sebelum manusia menamainya Hanuman atau Wanoro Seto.
Anoman di Jombang: Bukan Impor, Tapi Lokal
Jika relief kera di Candi Arimbi menggambarkan Wanoro Seto, maka Anoman di Jombang bukan tokoh impor dari India. Ia adalah entitas lokal—kera suci penjaga Anjasmoro—yang kemudian diidentikkan dengan Hanuman dari Ramayana.
Ini penting. Karena selama ini, cerita Anoman selalu dibaca sebagai bagian dari epos India. Padahal di Jombang, ada relief yang menggambarkannya sebelum Ramayana menjadi populer di Jawa. Dan relief itu tidak sedang menceritakan kisah Ramayana. Ia sedang menceritakan kera suci yang menjaga gunung.
Relief Arimbi sebagai Peta Spiritual
Jika relief kera di Candi Arimbi menggambarkan Wanoro Seto, maka relief itu bukan sekadar hiasan. Ia adalah peta spiritual—penanda bahwa di lanskap Anjasmoro, ada entitas penjaga yang dihormati leluhur.
Dan entitas itu masih dipercaya hadir hingga kini. Di Punden Tosari. Di Sungai Seket. Di mata air yang mengalir dari lereng Anjasmoro.
Kesimpulan: Anoman Ada di Jombang
Anoman bukan hanya tokoh Ramayana. Di Jombang, ia adalah Wanoro Seto—kera putih penjaga Anjasmoro, yang terpahat di relief Candi Arimbi, dan masih dipercaya hadir di titik-titik air warisan Pura Prabhavasta.
Jadi jika Anda tidak percaya, ayo ngopi. Karena di Jombang, Anoman bukan mitos. Ia terpahat di batu, dan masih menjaga air.
Penulis: Ananta Prabhavasta
📍 Baca Juga
- Candi Arimbi Bukan Milik Majapahit Tapi Medang Kamulan, Fondasi Bata Merah dan Relief Berkata Lain
- Dyah Joning Ternyata Titisan Bidadari, Buktinya Ada di Relief Girindra Prasada (Candi Arimbi) Part 5
- Krisis Wisata Jombang: Anjasmoro Sudah Pengap, Pohon Dijarah, Otoritas Hutan Ompong, Media Memilih Diam!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar