Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Diuji Coba, Waktu Tempuh 3,5 Jam

Kabar gembira bagi pecinta perjalanan darat! Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya mulai memasuki tahap uji coba pada tahun 2026. Dengan kecepatan yang ditargetkan mencapai 350 km/jam, perjalanan yang biasanya memakan waktu hingga 10 jam diproyeksikan hanya memakan waktu sekitar 3,5 jam.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa perjalanan Jakarta-Surabaya dapat ditempuh dalam durasi sekitar 3,5 jam menggunakan kereta cepat yang kini sedang dikembangkan. "Bayangkan ini (Kereta Cepat Jakarta-Bandung) cuma 29 menit sampai Padalarang. Kalau sampai Surabaya 3 jam lewat sedikit 3,5 jam," ujarnya.

Rute dan Alternatif Jalur

Proyek perpanjangan ini merupakan sambungan dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang sudah beroperasi. Beberapa alternatif jalur sedang dipertimbangkan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC):

Jalur Rute Jarak Waktu Tempuh
Lintas Selatan Bandung-Kroya-Yogyakarta-Surabaya 629,5 km 180 menit
Lintas Tengah Bandung-Cirebon-Purwokerto-Surabaya 679,2 km 193 menit
Lintas Utara Bandung-Cirebon-Semarang-Surabaya 642 km 184 menit

Progres dan Target Uji Coba

PT Industri Kereta Api (INKA) bersama sejumlah instansi seperti LPDP, BRIN, ITS, dan UGM tengah menggarap proyek Kereta Cepat Merah Putih ini. Prototipe carbody dan bogie ditargetkan rampung pada 2024, dengan integrasi komponen pada 2025-2026, dan uji coba prototipe pada 2026.

Pemerintah menargetkan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dapat dilakukan pada tahun 2026, dengan waktu tempuh diproyeksikan hanya sekitar 3 jam 15 menit. Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek ini tetap berjalan sesuai arahan Presiden, dan saat ini sedang menunggu Peraturan Presiden.

Skema Pendanaan

Berbeda dengan proyek Whoosh Jakarta-Bandung yang membebani APBN, pemerintah berkomitmen untuk tidak menggunakan APBN dalam pembangunan proyek ini. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, "Yang jelas kita harapkan tidak mau menggunakan APBN."

Pengalaman pahit pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang biayanya membengkak dan membebani keuangan negara menjadi pelajaran berharga. Anggaran proyek ini diperkirakan mencapai Rp700 triliun atau lebih, jauh lebih besar dari proyek Jakarta-Bandung yang sekitar Rp120,68 triliun. Pemerintah membuka investasi dari berbagai pihak untuk kelanjutan jalur ini.

📌 Catatan Penting

Proyek ini sudah masuk dalam cetak biru perencanaan Kementerian Perhubungan. Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar proyek diperpanjang sampai tersambung ke Surabaya.

Dampak dan Prospek

Rencana perluasan trayek kereta cepat Whoosh ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh Jakarta-Surabaya menjadi sekitar 3,5 jam, dibandingkan 9-10 jam menggunakan kereta reguler.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar proyek diperpanjang sampai tersambung ke Surabaya. "Presiden Prabowo Subianto telah jelas memberikan arahan untuk melanjutkan atau memperpanjang Kereta Cepat Jakarta Bandung ke Surabaya," ujar AHY.

Salah satu wacana yang berkembang adalah menjadikan proyek ini sebagai kereta semi-cepat (medium high speed rail) dengan kecepatan 160-200 km per jam, berbeda dengan kereta cepat rute Jakarta-Bandung. Pertimbangan utama adalah efisiensi biaya dan penyesuaian dengan karakteristik permukiman padat di jalur yang akan dilintasi.

Komisi V DPR mendukung langkah pemerintah sebagai bagian strategi pemerataan pembangunan dan efisiensi logistik nasional. Dengan adanya pengalaman Indonesia dalam membangun kereta api cepat, akan banyak penghematan yang dapat dilakukan, dan melalui hilirisasi, akan banyak material yang digunakan dari dalam negeri.

Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya. Perkembangan proyek dapat berubah seiring berjalannya proses perencanaan dan pembangunan.

Ditulis oleh: Tim Redaksi Jombangasli.com

Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya : jombangasli.com

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem