Rencana Pengaturan Lalu Lintas untuk Muktamar NU di Jombang
Pemerintah Kabupaten Jombang bersama aparat keamanan telah menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalu lintas menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Dengan perkiraan 200.000-250.000 peserta, rekayasa lalu lintas menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi kepadatan.
Rekayasa Lalu Lintas & Akses
Parkir & Drop Zone
Imbauan Khusus untuk Masyarakat
Polres Jombang juga mengeluarkan kebijakan terkait kegiatan masyarakat selama muktamar:
- Larangan Izin Karnaval Bersound Besar: Selama muktamar berlangsung, Polres Jombang tidak menerbitkan izin untuk kegiatan karnaval yang menggunakan sound system berdaya besar (sound horeg).
- Penjadwalan Ulang: Masyarakat dan panitia di tingkat desa/kecamatan diminta memajukan atau mengundurkan jadwal kegiatan besar (karnaval, pengajian) di luar rentang 27-31 Agustus 2026.
- Tujuan: Kebijakan ini diambil untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan peserta muktamar yang datang dari berbagai daerah.
Fasilitas Pendukung
💡 Tips untuk Pengguna Jalan
- Hindari jalur utama menuju Tambakberas selama muktamar berlangsung, jika tidak ada kepentingan mendesak.
- Pantau informasi resmi dari Satlantas Polres Jombang dan panitia lokal untuk update skema lalu lintas terkini.
- Gunakan jalur alternatif dan ikuti arahan petugas di lapangan.
- Bagi pelaku UMKM atau penggembira, area bazar di sisi timur kompleks PPBU (depan Kampus 3 MMA) telah disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Sumber: Informasi dihimpun dari siaran pers Polres Jombang, Pemkab Jombang, dan panitia lokal Muktamar NU ke-35 (2026).
Ditulis oleh: Tim Redaksi Jombangasli.com
📍 Baca Juga
Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya :
jombangasli.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar