Bau Menyengat ke SMPN 4 Jombang, Massa PAGAR Kepung PT JPN: Cabut Izin atau Anak Sekolah Jadi Korban!

Massa LSM PAGAR Jombang saat mengepung PT JPN di Desa Banjardowo. (Foto: Istimewa)
Massa LSM PAGAR Jombang berorasi menuntut PT JPN ditutup dan izinnya dicabut. (Foto: Istimewa)

JOMBANGASLI.COM — Puluhan massa LSM PAGAR Jombang mengepung PT Jombang Pangan Nusantara (JPN) di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kamis (8/10/2026). Aksi ini dipicu bau menyengat yang sempat mengganggu SMPN 4 Jombang. Mereka menuntut perusahaan ditutup dan izinnya dicabut.

Bau Menyengat, Siswa Mual hingga Muntah

Persoalan PT JPN bukan sekadar polemik lingkungan biasa. Yang membuatnya mencuat adalah dampaknya ke dunia pendidikan.

SMPN 4 Jombang berada tak jauh dari lokasi perusahaan. Bau menyengat dari sekitar lokasi sempat membuat lingkungan sekolah tidak nyaman. Sejumlah pemberitaan menyebut siswa mengalami mual hingga muntah, dan kegiatan belajar mengajar sempat terganggu.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena lokasi perusahaan berdekatan dengan lingkungan pendidikan. Bupati Jombang Warsubi sebelumnya meminta keberadaan usaha di sekitar lembaga pendidikan harus memperhatikan regulasi serta tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Zona Kuning untuk Gudang, tapi Ada Produksi

LSM PAGAR menyoroti status lokasi PT JPN yang disebut masuk zona kuning—kawasan yang diperuntukkan bagi pergudangan. Namun, di lapangan ditemukan aktivitas produksi.

Persoalan ini bukan isu baru. Dalam pemeriksaan tim gabungan 30 September 2026, Pemkab Jombang menemukan:

• Aktivitas produksi di zona kuning yang seharusnya untuk pergudangan
• Persoalan saluran pembuangan limbah
• Perusahaan diminta menghentikan produksi dan memindahkan mesin
• Saluran bypass harus ditutup dan saluran air dibersihkan

DLH Jombang menyatakan perizinan PT JPN berkaitan dengan fungsi gudang, sementara aktivitas produksi masih ditangani pemerintah.

"Tutup dan cabut izin PT JPN sekarang juga! Bersihkan Jombang dari pencemaran lingkungan!" — seruan massa dalam aksi.

Dari Taman Makam Pahlawan ke PT JPN

Aksi dimulai dari Taman Makam Pahlawan Jombang. Massa bergerak ke kantor Satpol PP di Jalan Kusuma Bangsa, lalu melanjutkan long march ke PT JPN di Banjardowo.

Korlap Hendro Suprasetyo, Agus Tompel, dan Upik bergantian berorasi. Tuntutan mereka tegas: perusahaan harus ditutup dan izinnya dicabut.

Desak Evaluasi Menyeluruh

LSM PAGAR tidak puas dengan penghentian sementara. Mereka mendesak:

• Evaluasi menyeluruh terhadap perizinan PT JPN
• Tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran
• Jaminan hak anak atas lingkungan pendidikan yang layak

"Jangan sampai anak-anak sekolah jadi korban. Hak mereka harus dijamin," tegas korlap.

Klarifikasi Perusahaan Belum Ada

Hingga aksi berakhir, manajemen PT JPN belum memberikan keterangan resmi. Ruang klarifikasi tetap diperlukan agar pemberitaan berimbang. Dugaan pencemaran dan pelanggaran lingkungan juga masih harus dibuktikan lewat pemeriksaan instansi berwenang. (*)

Penulis: Om Bin

Informasi dan berita terkini seputar Jombang dan sekitarnya : jombangasli.com

Lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

📰 ARSIP ARTIKEL

JOMBANGASLI.COM — Media Asli Jombang Mencerahkan

    DIrgahayu Korem
    Logo PT INews Global Indonesia